Pengaruh Self-Hypnosis Terhadap Gangguan Mental Pada Remaja Putri
Kata Kunci:
Remaja, Self Hypnosis, Kesehatan MentalAbstrak
Kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan dapat meningkatkan kerentanan remaja putri terhadap gangguan emosional. Terapi self-hypnosis adalah teknik untuk memprogramkan pikiran pada diri sendiri yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya gangguan emosional pada remaja puteri. Penelitian ini adalah suatu studi pra-eksperimental dengan menggunakan desain satu yaitu kelompok pre-test dan post-test dengan responden yang sama dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah santri di Asrama As-Shofwa Pondok Pesantren Salafiiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo sejumlah 44 responden. Penelitian menggunakan kuesioner pelaporan diri-29 (SRQ-29). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Dari uji normalitas diperoleh hasil pre-test 0,029 dan post-test 0,019. Hasil penelitian rata-rata gangguan mental emosional pada remaja sebelum perlakuan 12,04 dan setelah perlakuan 8,48. Ada penurunan gangguan emosional pada remaja putri dengan selisih rata-rata 4,58.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Eliyawati (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2023. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted use, distribution and reproduction in any medium

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.