Mobilisasi Progresif Terhadap Status Hemodinamik Pasien Kritis Dengan Post Operasi di Ruang ICU

Penulis

Kata Kunci:

Mobilisasi Progresif, Pasien kritis, Status Hemodinamik

Abstrak

Pasien kritis mengalami keadaan yang mengancam jiwa akibat disfungsi organ yang disertai gangguan hemodinamik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pada pasien kritis pasca operasi di ruang ICU. Desain penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan one-group pretest-posttest design. Pengukuran Respiratory Rate (RR), saturasi oksigen (SpO2), Tekanan Darah, Mean Arterial Pressure (MAP), dan Heart Rate (HR) sebelum dan sesudah diberikan mobilisasi progresif menggunakan lembar observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Convenience Sampling Methode sejumlah 5 responden. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan nilai rata-rata status hemodinamik pasien sebelum dan sesudah pemberian mobilisasi progresif. Pada variabel RR, SpO2 dan HR terjadi peningkatan dengan nilai mean 17.40 pada RR, 98.40 pada SpO2 dan 90.40 pada HR. Pada variabel tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan MAP terjadi penurunan, dengan nilai mean variabel tekanan darah sistolik 112.00, variabel tekanan darah diastolik 77.00, dan variabel MAP 88.60. Mobilisasi progresif disarankan tetap diberikan pada pasien kritis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memperhatikan status hemodinamik.

Diterbitkan

2024-02-12

Terbitan

Bagian

Keperawatan Kritis dan Gawat Darurat

Cara Mengutip

Mobilisasi Progresif Terhadap Status Hemodinamik Pasien Kritis Dengan Post Operasi di Ruang ICU. (2024). Jurnal Studi Keperawatan, 1(1), 27-31. https://journal.edukalia.id/index.php/JNS/article/view/16