Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Implikasi Perilaku Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberculosis (OAT)

Penulis

  • Rodi Widiantoro Akademi Keperawatan Yatna Yuana Lebak Author

Kata Kunci:

Pengetahuan, Implikasi Perilaku, Kepatuhan Minum OAT

Abstrak

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan mycobacterium tuberculosis dan merupakan infeksi paling umum di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan implikasinya pada perilaku kepatuhan minum obat anti tuberkulosis. Penelitian  menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan pretest dan posttest non-equivalent control group. Berdasarkan uji stastitik diketahui bahwa ada perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai (p=0,083 (<0,10). Ada perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan minum OAT antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai (pvalue=0,000;<0,5). Uji keseluruhan model fit stastitik diketahui bahwa variabel indepeden (intervesi, umur, jenis kelamin, pekerjaan dan pendidikan ) secara simultan memberikan akurasi yang baik untuk memprediksi perubahan pengetahuan setelah intervensi sebesar 12,466 dengan (pvalue=0,029;<0,10), sedangkan variable kepatuhan minum OAT dapat memberikan secara simultan akurasi yang baik untuk memprediksi perubahan kepatuhan minum OAT setelah intervensi sebesar16,774 dengan (pvalue=0,001;<0,05).

Diterbitkan

2024-11-30

Terbitan

Bagian

Keperawatan Keluarga dan Komunitas

Cara Mengutip

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Implikasi Perilaku Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberculosis (OAT). (2024). Jurnal Studi Keperawatan, 1(3), 147-153. https://journal.edukalia.id/index.php/JNS/article/view/49