Risiko Kejadian Hipertensi Pada Usia Produktif di Kota Samarinda

Penulis

  • Ashila Salsabila Universitas Mulawarman Author
  • Siswanto Universitas Mulawarman Author
  • Tanti Asrianti Universitas Mulawarman Author

Kata Kunci:

Hipertensi, Faktor Risiko, Usia Produktif

Abstrak

Hipertensi adalah kondisi dengan tekanan darah di atas normal dimana tekanan sistolik >140 mmHg dan tekanan diastolik >90 mmHg, yang dapat menyebabkan gagal jantung, stroke, dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko hipertensi pada kelompok usia produktif (15-64 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Wonorejo, Kota Samarinda. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan desain Kasus Kontrol. Sampel terdiri dari 964 responden, dengan 482 kasus dan 482 kontrol, menggunakan data sekunder dari aplikasi Sehat Indonesia Ku (ASIK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat keluarga hipertensi berhubungan dengan kejadian hipertensi (OR=2,551; 95%CI= 1,947-3,343), sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik (OR=1.457; 95% CI=0.822–2.583), konsumsi garam (OR=0.498; 95% CI=0.091–2.731), dan perilaku merokok (OR=1.000; 95% CI=0.593–1.686) dengan kejadian hipertensi. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memantau tekanan darah dan mempromosikan gaya hidup sehat, termasuk pola makan yang lebih baik, peningkatan aktivitas fisik, dan menghindari merokok, sangat dianjurkan untuk mengurangi kejadian hipertensi dan komplikasinya.

Diterbitkan

2024-06-30

Terbitan

Bagian

Keperawatan Keluarga dan Komunitas

Cara Mengutip

Risiko Kejadian Hipertensi Pada Usia Produktif di Kota Samarinda. (2024). Jurnal Studi Keperawatan, 1(2), 109-120. https://journal.edukalia.id/index.php/JNS/article/view/31