Tinjauan Literatur: Hubungan Pemberian Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita
Kata Kunci:
Stunting, ASI, BalitaAbstrak
Stunting merupakan kondisi ketika balita memiliki tinggi badan dibawah rata-rata. Angka prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24,4%. Hal ini diakibatkan karena asupan gizi yang diberikan dalam waktu yang panjang, tidak sesuai dengan kebutuhan. Balita adalah anak yang berumur 5 tahun, pada masa ini ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat dan disertai dengan perubahan yang memerlukan zat gizi yang jumlahnya lebih banyak dengan kualitas yang tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan literature review dengan metode pencarian jurnal yang digunakan dari Tahun 2019-2022. Hasil analisis lima jurnal diperoleh tiga jurnal yang memiliki kesamaan dalam pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita, sedangkan dua jurnal lainnya tidak adanya hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Pemberian ASI eksklusif memiliki pengaruh dalam pencegahan stunting.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Dwi Agung Riyanto, Dadang Rohman (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright @2024.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) which permits unrestricted use, distribution and reproduction in any medium

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.